cara membuat air tembakau untuk mengusir gurem penyakit jangkrik cara membuat air tembakau untuk mengusir gurem penyakit jangkrik | Jual Telur Jangkrik Online, Jual telur jangkrik murah, Penjual Telur Jangkrik, Beli Telur Jangkrik | Jual Telur Jangkrik Berkualitas
Friday, 14 April 2017

Membuat pembasmi gurem penyakit jangkrik 

Pembasmi gurem, ya nama itu memang cocok saya sematkan untuk pestisida nabati yang satu ini, karena pestisida nabati ini digunakan untuk membasmi gurem yang bersarang di dasar box jangkrik kita. Bahan bahan yang kita gunakan dapat diperoleh disekitar rumah kita, mudah murah dan sangat efektif.
air tembakau

membuat air tembakau secara sederhana

Bahan tersebut adalah air tembakau dan bawang putih. Air tembakau yang berwarna coklat pekat kehitaman karena mengandung zat nikotin yang telah bersenyawa dengan air.  Nikotin merupakan pestisida alami untuk membunuh berbagai jenis kutu, gurem dan ulat. Sedangkan bawang putih merupakan bumbu dapur yang sering kita temui dirumah, merupakan umbi yang berkhasiat untuk menghalau dan menghilangkan berbagai jenis serangan kutu. Kandungan kimia pada bawang putih antara lain zat tannin, minyak atsiri dan enzim allinase. Selain itu dalam bawang putih juga terdapat senyawa amoniak dan sulfur yang menyebabkan bau sangat menyengat. Bau tersebut yang tidak disukai berbagai jenis kutu, gurem dan ulat.

Cara pembuatan pembasmi gurem untuk jangkrik :  
Tembakau segenggam direndam dalam air 500ml atau setengah liter. Diamkan semalaman. Siapkan bawang putih 8 siung, kemudian diblender sampai halus dan ditambahkan air 200ml. air tembakau setelah semalaman didiamkan kemudian disaring dan ditambah dengan air bawang putih yang sudah disaring. Campuran antara air tembakau dan air bawang putih ini yang akan digunakan sebagai pembasmi gurem dan kutu kutuan di dalam box jangkrik.

Cara pemakaian cairan pembasmi gurem pada box jangkrik :
Campurkan 10 cc air tembakau bawang putih ini dengan 1 lt air bersih. Kemudian  disemprotkan ke dasar box yang sudah selesai dipanen jangkriknya agar tidak tertular gurem lagi. Semprotkan pula di sekeliling kandang dan lantai dasar kandang agar kutu gurem dan jenis hewan predator lain tidak mendekat dan bersarang di sekitar lingkungan kandang. Kegiatan penyemprotan ini dapat dilakukan secara rutin setiap 2 minggu sekali atau setiap kali habis panen jangkrik. Dijamin gurem dan seluruh anggota keluarganya yang berjumlah jutaan tidak akan kembali bersarang di box jangkrik anda.

Selamat mencoba, mudah-mudahan ilmu ini bermanfaat.



0 komentar:

Post a Comment