Kenali 5 jenis PENYAKIT pada JANGKRIK dan alasan penyebab KEMATIAN pada JANGKRIK

Baca Juga

Kenali 5 jenis PENYAKIT pada JANGKRIK dan alasan penyebab KEMATIAN pada JANGKRIK-Beternak jangkrik memang kelihatannya gampang. Kita tinggal memberikan tempat budidaya yang sesuai dengan kebutuhan jangkrik dan memberi pakan yang cukup, jangkrik akan cepat besar dan cepat panen. Namun, meskipun ternak jangkrik terlihat mudah, jangkrik juga dapat terkena penyakit seperti hewan budidaya yang lain. Jenis penyakit yang sering menimpa jangkrik adalah Jangkrik Mencret, Jangkrik Lemas dan Tidak Mau Makan, Jangkrik Gampang Mati serta Jangkrik Mati Ketika Umur 10 hari.


Penyakit pada jangkrik
Jangkrik banyak yang mati 


Biasanya, jangkrik banyak terserang penyakit ketika jangkrik tersebut masih berumur kurang dari 15 hari. Hal ini disebabkan karena semasa jangkrik kecil, daya tahan tubuh jangkrik masih kurang baik dan rentan terpapar penyakit baik dari virus maupun bakteri. Penyakit jangkrik biasanya sering disebabkan karena padatnya populasi pada box pembesaran jangkrik, ventilasi atau sirkulasi udara yang minim serta salah pemberian pakan pada jangkrik. Selain itu, kebersihan kandang juga sangat berpengaruh pada tingkat kesehatan jangkrik.

Inilah 5 penyakit yang sering menimpa jangkrik beserta penjelasannya

1.       Jangkrik Mencret
Jangkrik mencret ini merupakan penyakit yang umum diderita oleh jangkrik ketika jangkrik berumur 15 hari. Gejalanya adalah jangkrik mengeluarkan kotoran yang cair, berwarna hijau dan kotorannya banyak menempel di dinding box. Penyakit ini akan mengakibatkan jangkrik mudah lemas, gampang mati dan sulit berganti kulit. Penyebab dari penyakit jangkrik mencret adalah terlalu banyak memberikan pakan hijauan yang mengandung klorofil. Sayuran pemicu jangkrik mencret ini umumnya adalah sawi hijau dan kangkung.

Penyakit pada jangkrik
Penyakit pada jangkrik


2.       Jangkrik Lemas dan Tidak Mau Makan
Penyakit jangkrik lemas dan tidak mau makan merupakan kondisi dimana jangkrik tidak nafsu makan dan lemas. Jangkrik tidak lincah lagi, seperti lemas dan tidak banyak bergerak. Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah karena suhu dan kelembaban dalam box jangkrik yang tidak terjaga. Ketika jangkrik selalu terkena udara dingin, maka penguapan kadar air dalam tubuh jangkrik sama sekali tidak ada. Bagian-bagian tubuh jangkrik akan banyak mengandung air dan akan malas bergerak. Selain itu, jangkrik juga akan sulit berganti kulit akibat dari banyaknya air yang terkandung dalam tubuh jangkrik terutama bagian leher dan perut

3.       Jangkrik Gampang Mati atau Jangkrik Mati Mendadak
Penyakit jangkrik gampang mati atau jangkrik mati mendadak biasanya disebabkan karena jangkrik keracunan pakan. Pakan jangkrik yang diberikan kadang masing mengandung pestisida yang sulit dicuci atau diluruhkan. Biasanya, pakan yang mengandung pestisida ini didapatkan dari pakan-pakan sayuran yang banyak terdapat di sawah. Rumput-rumputan liar disekitar sawah palawija terkena obat pestisida yang disemprotkan pak tani, kemudian terbawa ke dalam kandang jangkrik dan ikut termakan oleh jangkriknya. Selain itu, sayuran sisa yang didapatkan dari pasar berupa daun sawi putih bagian luar, daun sisa kol atau kobis yang terbuang di pasar juga menjadi tersangka pembawa pestisida.

4.       Jangkrik Mati Ketika Umur 10 Hari
Penyakit ini sangatlah umum ditemui oleh peternak jangkrik di kandang jangkrik masing-masing. Tiba-tiba jangkrik yang sudah berumur 10 hari akan mati lemas di dasar box, tidak bergerak atau kejang-kejang. Sebenarnya masalah ini sama dengan penyakit nomor 3 yang sudah disebutkan diatas. Suhu dan kelembaban dalam box jangkrik kurang terjaga, biasanya terlalu dingin saat malam ataupun kelembaban kurang memenuhi standart untuk ternak jangkrik. Bila suhu terlalu dingin, jangkrik akan sulit ganti kulit dan akan mati perlahan-lahan.
Selain itu, mungkin juga jangkrik kekurangan zat kitin yang berguna untuk mempercepat dan mempermudah pergantian kulit. Dengan makin cepatnya pergantian kulit diharapkan jangkrik akan lebih sehat dan tidak gampang mati.

Penyakit Pada Jangkrik
Jangkrik mati lemas


Demikianlah 5 jenis penyakit yang umumnya ditemukan pada peternakan jangkrik. Mudah-mudahan dapat menjadi referensi bagi para peternak pemula. Terimakasih banyak. 

Subscribe to receive free email updates: