December 2017
5 Cara Mengatasi PENYAKIT pada JANGKRIK-Budidaya jangkrik sebenarnya tidak terlalu sulit. Bahkan pemula pun dapat belajar dari internet dan langsung mempraktekkannya dirumah. Tinggal membuat box jangkrik, menyiapkan media tempat sembunyi jangkriknya, menetaskan telur jangkrik di box, memberi pakan setiap hari. 

Setelah 30 hari, jangkrik tersebut siap dipanen. Semudah itulah usaha ternak jangkrik skala kecil-kecilan. Namun, meskipun awalnya bisa dibilang gampang, jangkrik juga rentan terkena berbagai macam penyakit lho. 

beberapa macam penyakit yang sering mengakibatkan kegagalan panen jangkrik diantaranya adalah sebagai berikut : Jangkrik Mencret, Jangkrik Lemas dan Tidak Mau Makan, Jangkrik Gampang Mati serta Jangkrik Mati Ketika Umur 10 hari.

Cara Mengatasi penyakit jangkrik


Umumnya, peternak jangkrik langsung putus asa apabila menemukan kondisi jangkriknya sudah terkena penyakit dan sulit diobati. Padahal cara mengatasi penyakit pada jangkrik itu sangatlah mudah. Pengalaman dari peternak jangkrik senior akan kami bagikan disini mengenai bagaimana meminimalisir kematian pada jangkrik saat penyakit-penyakit jangkrik tersebut melanda kandang kita.

Inilah 5 cara mengatasi penyakit yang sering menimpa jangkrik beserta penjelasannya

1.       Jangkrik Mencret
Jangkrik mencret ini merupakan penyakit yang umum diderita oleh jangkrik ketika jangkrik berumur 15 hari. Gejalanya adalah jangkrik mengeluarkan kotoran yang cair, berwarna hijau dan kotorannya banyak menempel di dinding box.

Cara mengatasi penyakit ini adalah segera ganti pakan sayuran yang sudah diberikan pada jangkrik dengan tebu dan pohon pepaya yang sudah dibelah-belah. Ketika jangkrik sudah mendapatkan pakan yang banyak mengandung serat dan sedikit mengandung air, maka mencret akan berkurang dan jangkrik akan sehat kembali.

artikel yang lain : Penyebab Kematian Jangkrik Massal 

2.       Jangkrik Lemas dan Tidak Mau Makan
Penyakit jangkrik lemas dan tidak mau makan merupakan kondisi dimana jangkrik tidak nafsu makan dan lemas. Jangkrik tidak lincah lagi, seperti lemas dan tidak banyak bergerak. Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah karena suhu dan kelembaban dalam box jangkrik yang tidak terjaga. Cara mengatasi jangkrik lemas dan tidak mau makanan adalah menaikkan suhu dalam box menjadi stabil dan sesuai dengan kebutuhan jangkrik. Suhu ideal untuk peternakan jangkrik atau suhu dalam box jangkrik adalah di kisaran 28 sampai 32 derajat C dan kelembaban diatas 80%. Anda dapat menutup box jangkrik menggunakan plastik mulsa hitam atau terpal yang tidak berpori. Tutup rapat hingga tidak ada udara yang keluar atau masuk, nantinya suhu dalam box jangkrik akan naik dengan sendirinya dan kelembaban akan naik juga.

jangkrik Lemas dan mati mendadak

Apabila terlalu panas dan kelembaban terlalu tinggi, buka saja penutup plastiknya 10-20% atau dikira-kira sampai tercapai panas dan kelembaban yang pas dan sesuai dengan kebutuhan hidupnya jangkrik.

3.       Jangkrik Gampang Mati atau Jangkrik Mati Mendadak
Penyakit jangkrik gampang mati atau jangkrik mati mendadak biasanya disebabkan karena jangkrik keracunan pakan. Pakan jangkrik yang diberikan kadang masing mengandung pestisida yang sulit dicuci atau diluruhkan. Biasanya, pakan yang mengandung pestisida ini didapatkan dari pakan-pakan sayuran yang banyak terdapat di sawah. Rumput-rumputan liar disekitar sawah palawija terkena obat pestisida yang disemprotkan pak tani, kemudian terbawa ke dalam kandang jangkrik dan ikut termakan oleh jangkriknya. Selain itu, sayuran sisa yang didapatkan dari pasar berupa daun sawi putih bagian luar, daun sisa kol atau kobis yang terbuang di pasar juga menjadi tersangka pembawa pestisida.

Cara mengatasi keracunan pestisida pada jangkrik ini adalah dengan membuang semua sayuran yang diduga mengandung racun atau pestisida. Selain itu, segera pindahkan jangkrik yang masih hidup ke box jangkrik lain. Setelah jangkrik yang masih sehat dipindahkan ke box lain, segera berikan daun pepaya yang masih hijau dan segar sambil disemprot dengan air kelapa. Apabila jangkrik mau makan maka kondisi jangkrik akan segera pulih seperti sediakala.

Jangkrik Mati Lemas


4.       Jangkrik Mati Ketika Umur 10 Hari
Penyakit ini sangatlah umum ditemui oleh peternak jangkrik di kandang jangkrik masing-masing. Tiba-tiba jangkrik yang sudah berumur 10 hari akan mati lemas di dasar box, tidak bergerak atau kejang-kejang. Sebenarnya masalah ini sama dengan penyakit nomor 3 yang sudah disebutkan diatas. Suhu dan kelembaban dalam box jangkrik kurang terjaga, biasanya terlalu dingin saat malam ataupun kelembaban kurang memenuhi standart untuk ternak jangkrik. Bila suhu terlalu dingin, jangkrik akan sulit ganti kulit dan akan mati perlahan-lahan.


Cara mengatasi penyakit ini adalah sama dengan cara mengatasi jangkrik lemas dan mudah mati, Anda dapat menutup box jangkrik menggunakan plastik mulsa hitam atau terpal yang tidak berpori. Tutup rapat hingga tidak ada udara yang keluar atau masuk, nantinya suhu dalam box jangkrik akan naik dengan sendirinya dan kelembaban akan naik juga.

Cara mengatasi jangkrik mati umur 10 hari

Apabila terlalu panas dan kelembaban terlalu tinggi, buka saja penutup plastiknya 10-20% atau dikira-kira sampai tercapai panas dan kelembaban yang pas dan sesuai dengan kebutuhan hidupnya jangkrik.

Demikianlah 5 cara mengatasi Penyakit pada Jangkrik. Mudah-mudahan dapat menjadi referensi bagi para peternak pemula. Terimakasih banyak. 
Kenali 5 jenis PENYAKIT pada JANGKRIK dan alasan penyebab KEMATIAN pada JANGKRIK-Beternak jangkrik memang kelihatannya gampang. Kita tinggal memberikan tempat budidaya yang sesuai dengan kebutuhan jangkrik dan memberi pakan yang cukup, jangkrik akan cepat besar dan cepat panen. Namun, meskipun ternak jangkrik terlihat mudah, jangkrik juga dapat terkena penyakit seperti hewan budidaya yang lain. Jenis penyakit yang sering menimpa jangkrik adalah Jangkrik Mencret, Jangkrik Lemas dan Tidak Mau Makan, Jangkrik Gampang Mati serta Jangkrik Mati Ketika Umur 10 hari.


Penyakit pada jangkrik
Jangkrik banyak yang mati 


Biasanya, jangkrik banyak terserang penyakit ketika jangkrik tersebut masih berumur kurang dari 15 hari. Hal ini disebabkan karena semasa jangkrik kecil, daya tahan tubuh jangkrik masih kurang baik dan rentan terpapar penyakit baik dari virus maupun bakteri. Penyakit jangkrik biasanya sering disebabkan karena padatnya populasi pada box pembesaran jangkrik, ventilasi atau sirkulasi udara yang minim serta salah pemberian pakan pada jangkrik. Selain itu, kebersihan kandang juga sangat berpengaruh pada tingkat kesehatan jangkrik.

Inilah 5 penyakit yang sering menimpa jangkrik beserta penjelasannya

1.       Jangkrik Mencret
Jangkrik mencret ini merupakan penyakit yang umum diderita oleh jangkrik ketika jangkrik berumur 15 hari. Gejalanya adalah jangkrik mengeluarkan kotoran yang cair, berwarna hijau dan kotorannya banyak menempel di dinding box. Penyakit ini akan mengakibatkan jangkrik mudah lemas, gampang mati dan sulit berganti kulit. Penyebab dari penyakit jangkrik mencret adalah terlalu banyak memberikan pakan hijauan yang mengandung klorofil. Sayuran pemicu jangkrik mencret ini umumnya adalah sawi hijau dan kangkung.

Penyakit pada jangkrik
Penyakit pada jangkrik


2.       Jangkrik Lemas dan Tidak Mau Makan
Penyakit jangkrik lemas dan tidak mau makan merupakan kondisi dimana jangkrik tidak nafsu makan dan lemas. Jangkrik tidak lincah lagi, seperti lemas dan tidak banyak bergerak. Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah karena suhu dan kelembaban dalam box jangkrik yang tidak terjaga. Ketika jangkrik selalu terkena udara dingin, maka penguapan kadar air dalam tubuh jangkrik sama sekali tidak ada. Bagian-bagian tubuh jangkrik akan banyak mengandung air dan akan malas bergerak. Selain itu, jangkrik juga akan sulit berganti kulit akibat dari banyaknya air yang terkandung dalam tubuh jangkrik terutama bagian leher dan perut

3.       Jangkrik Gampang Mati atau Jangkrik Mati Mendadak
Penyakit jangkrik gampang mati atau jangkrik mati mendadak biasanya disebabkan karena jangkrik keracunan pakan. Pakan jangkrik yang diberikan kadang masing mengandung pestisida yang sulit dicuci atau diluruhkan. Biasanya, pakan yang mengandung pestisida ini didapatkan dari pakan-pakan sayuran yang banyak terdapat di sawah. Rumput-rumputan liar disekitar sawah palawija terkena obat pestisida yang disemprotkan pak tani, kemudian terbawa ke dalam kandang jangkrik dan ikut termakan oleh jangkriknya. Selain itu, sayuran sisa yang didapatkan dari pasar berupa daun sawi putih bagian luar, daun sisa kol atau kobis yang terbuang di pasar juga menjadi tersangka pembawa pestisida.

4.       Jangkrik Mati Ketika Umur 10 Hari
Penyakit ini sangatlah umum ditemui oleh peternak jangkrik di kandang jangkrik masing-masing. Tiba-tiba jangkrik yang sudah berumur 10 hari akan mati lemas di dasar box, tidak bergerak atau kejang-kejang. Sebenarnya masalah ini sama dengan penyakit nomor 3 yang sudah disebutkan diatas. Suhu dan kelembaban dalam box jangkrik kurang terjaga, biasanya terlalu dingin saat malam ataupun kelembaban kurang memenuhi standart untuk ternak jangkrik. Bila suhu terlalu dingin, jangkrik akan sulit ganti kulit dan akan mati perlahan-lahan.
Selain itu, mungkin juga jangkrik kekurangan zat kitin yang berguna untuk mempercepat dan mempermudah pergantian kulit. Dengan makin cepatnya pergantian kulit diharapkan jangkrik akan lebih sehat dan tidak gampang mati.

Penyakit Pada Jangkrik
Jangkrik mati lemas


Demikianlah 5 jenis penyakit yang umumnya ditemukan pada peternakan jangkrik. Mudah-mudahan dapat menjadi referensi bagi para peternak pemula. Terimakasih banyak. 
Umur Jangkrik Siap Panen dan Siap Jual Ke Kios Burung-Hal yang ditunggu-tunggu oleh para peternak jangkrik adalah saat jangkrik sudah menjadi jangkrik dewasa dan siap untuk dipanen. Peternak biasanya memanen jangkriknya dengan ukuran jangkrik sesuai dengan permintaan pelanggan. Bisa panen ketika jangkrik masih setengah dewasa ataupun panen ketika jangkrik sudah dewasa dan siap.

Umur jangkrik saat dipanen bervariasi, tergantung dari jenis jangkrik apa yang diternakkan.

Umur jangkrik siap panen


Panen Jangkrik kalung biasanya ketika jangkrik berumur 28-30 hari. Periode umur tersebut biasanya disebut dengan jangkrik clondo atau jangkrik tlondo. Jangkrik kalung saat umur 28 hari masih belum muncul sayap sempurna di punggungnya. Ukuran jangkrik kalung saat berumur 29 hari sudah terlalu besar sebenarnya, kadang para penghobi burung kurang suka karena burung suka membuang-buang jangkrik besar. 

Cara mempercepat panen jangkrik kalung dapat diupayakan dengan menambah porsi pakan jangkrik, memberikan vitamin yang mempercepat panen ataupun menambah suhu dan kelembaban saat membudidayakan jangkrik kalung. Biasanya 1 kg telur jangkrik menghasilkan jangkrik kalung dewasa sebanyak 100kg, dan menghabiskan pakan sebanyak 110-140kg voer ayam.

Panen Jangkrik alam atau jangkrik seliring umumnya saat jangkrik berumur 35-45hari. Saat umur tersebut umumnya dinamakan jangkrik clondo atau jangkrik tlondo. Jangkrik Alam ketika umur 35 hari masih belum muncul sayap sempurna di punggungnya. Ukuran jangkrik alam ketika berumur 29 hari belum terlalu besar. Sehingga para penghobi burung berkicau sangat suka bila membeli jangkrik alam saat dipanen umur 35 hari ini. Kekurangannya apabila dipanen umur 35 hari adalah bobot jangkrik kurang.. Cara mempercepat panen jangkrik alam bisa dilakukan dengan menambah porsi pakan jangkrik, memberikan vitamin yang mempercepat panen ataupun menambah suhu dan kelembaban saat membudidayakan jangkrik alam atau jangkrik seliring. Biasanya 1 kg telur jangkrik alam menghasilkan jangkrik alam dewasa sebanyak 90kg, dan menghabiskan pakan sebanyak 100-110 kg voer ayam.

Cara Panen Jangkrik yang benar

Cara panen jangkrik yang benar harus dipelajari oleh semua peternak jangkrik. Memang cara panen jangkrik terdengar mudah dan gampang untuk dipraktekkan. Namun ternyata, panen jangkrik tersebut mempunyai trik tersendiri supaya jangkrik tetap sehat, tidak gampang mati ataupun stres. Apabila kita memanen jangkrik dengan cara yang benar, maka jangkrik akan dapat diantar ke kios burung dengan kualitas yang prima. Oleh karena itu, mari kita belajar cara memanen jangkrik yang benar agar jangkrik tetap sehat dan berkualitas tinggi.

Umur jangkrik siap panen


Cara memanen jangkrik adalah sebagai berikut :

Bersihkan terlebih dahulu media tempat sembunyi jangkrik di dalam kotak atau box jangkrik secara perlahan-lahan, sedikit demi sedikit. Jangan biarkan jangkrik ikut terbuang atau berhamburan. Saat membersihkan eggtray atau klaras, kita juga siapkan karung atau kardus yang akan digunakan untuk membawa jangkrik ke kios burung. Isi dengan eggtray atau klaras secukupnya.
Ketika eggtray atau klaras tinggal 30% dari isi dalam box jangkrik, segera siapkan baskom dan timbangan untuk menimbang hasil jangkrik. Ketuk-ketuk eggtray yang ada di dalam box jangkrik ke dalam baskom, agar jangkrik berjatuhan dan berkumpul. Setelah cukup, segera timbang dan masukkan ke dalam karung atau kardus. Kemudian ikat atau lakban dan jangkrik siap diantar ke kios burung atau ke langganan.

Umur jangkrik siap panen



Demikian artikel tentang umur jangkrik siap panen dan siap dijual. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semua. Terimakasih 
Umur JANGKRIK Siap BERTELUR dari Jenis JANGKRIK KALUNG dan JANGKRIK ALAM-Saat kita mengusahakan budidaya jangkrik, proses pengembangan usaha ternak jangkrik sangat tergantung oleh ketersediaan telur jangkrik yang akan ditetaskan. Peternak jangkrik biasanya mendapatkan telur jangkrik hasil dari beli telur jangkrik. Selain membeli telur jangkrik, peternak jangkrik biasanya memproduksi telur jangkrik sendiri untuk ditetaskan sendiri. Memang masing-masing cara baik membeli telur jangkrik maupun  memproduksi telur jangkrik sendiri ada kelebihan dan kekurangannya.

umur jangkrik siap panen
umur jangkrik siap panen


Kelebihan dari membeli telur jangkrik dari penjual telur jangkrik adalah sebagai berikut :
1.       Jadwal pengiriman bisa disesuaikan dengan jadwal penetasan di kandang jangkrik peternak.
2.       Proses penetasan dan pembesaran jangkrik dapat dipandu oleh penjual telur jangkrik tersebut
3.       Tidak pusing memikirkan persiapan indukan jangkrik dan memproses telur jangkrik sendiri
4.       Pesanan telur jangkrik dapat diatur sesuai dengan kebutuhan telur di kandang peternakan
5.       Adanya garansi kerusakan dan ketidaknetasan dari penjual telur jangkrik

Kelemahan membeli telur jangkrik dari penjual telur jangkrik

1.       Tidak adanya dukungan pengiriman dari ekspedisi saat alamat kita jauh dari pusat kota
2.       Keterlambatan pengiriman dari ekspedisi akan mengacaukan jadwal penetasan

Kelebihan dari membuat telur jangkrik sendiri adalah sebagai berikut :
1.       Bisa belajar lebih intens tentang cara peternakan jangkrik mulai dari membuat telur sampai menjual hasil panen.
2.       Gampang untuk mengatur jadwal dan mempersiapkan kondisi kandang

Kelemahan dari membuat atau memproduksi telur jangkrik sendiri :
1.       Biaya produksi yang terkadang lebih mahal dibandingkan dengan membeli telur jangkrik dari penjual telur jangkrik.
2.       Resiko kerusakan telur apabila salah penetasan atau indukan yang jelek.
3.       Waktu banyak tersita karena harus menyiapkan indukan, menyiapkan media untuk peneluran serta memanen telur jangkrik dari box jangkrik setiap hari

Umur jangkrik siap bertelur bervariasi, tergantung dari jenis jangkrik apa yang akan diambil atau diproduksi telurnya. Pada jangkrik kalung, indukan siap bertelur ketika berumur 45-50 hari. 
Umumnya jangkrik kalung yang siap bertelur mempunyai ciri-ciri sudah keluar sayap dewasa di punggungnya, jangkrik betina sudah mempunyai perut yang buncit serta jangkrik jantan sudah mengeluarkan bunyi ngerik untuk menarik perhatian jangkrik betina. Jangkrik kalung dapat bertelur setiap hari selama 14 hari berturut-turut.

cara menelurkan jangkrik


Dalam mempersiapkan indukan jangkrik kalung, perbandingan antara indukan jantan dan betina biasanya sebanyak 1 : 10. Maksudnya 1 jangkrik jantan dapat membuahi 10 jangkrik betina. Peneluran jangkrik dilakukan di box jangkrik tersendiri agar jangkrik lebih nyaman untuk bereproduksi dan bertelur.

Dari 1 kg indukan jangkrik kalung (betina dan jantan yang dicampur) dapat menghasilkan total sekitar 8 ons – 1 kg telur jangkrik dalam waktu 2 minggu. Selama jangkrik kalung bertelur, dapat diberikan pakan yang memacu produksi telur jangkrik agar tetap banyak dan bagus. Semakin bagus kualitas telur jangkrik, maka akan semakin cepat menetas dan hasil anakan jangkrik juga bagus.

Sedangkan pada jangkrik alam atau jangkrik seliring, indukan jangkrik alam akan siap bertelur ketika berumur 65-75hari. Umumnya jangkrik alam yang siap bertelur mempunyai ciri-ciri sudah keluar sayap dewasa di punggungnya, jangkrik betina sudah mempunyai perut yang buncit serta jangkrik jantan sudah mengeluarkan bunyi ngerik untuk menarik perhatian jangkrik betina. Jangkrik alam dapat bertelur setiap hari selama 20 hari berturut-turut.

Cara Menelurkan jangkrik yang benar.
Setelah jangkrik jantan dan jangkrik betina disatukan dalam satu box besar, ditunggu kira-kira 3 hari sampai dengan 4 hari agar jangkrik calon indukan tersebut beradaptasi dan mulai kawin. Setelah terlihat jangkrik indukan yang betina sudah mengorek-korek dasar box atau mencari tempat lembab, itu tandanya jangkrik betina sudah siap bertelur. Segera berikan loyang atau nampan berisi pasir halus agar jangkrik betina segera meletakkan telurnya. Telur jangkrik dikeluarkan oleh jangkrik betina dari jarum ovipost yang berada di ujung perut jangkrik betina. Jarum tersebut ditancapkan ke dalam pasir dan telur akan keluar dan diletakkan di dalam pasir. Jumlah telur yang diletakkan jangkrik betina sebanyak 5-20 butir setiap kali jangkrik betina menancapkan jarum ovipost nya.

cara menelurkan jangkrik di pasir
jangkrik bertelur di pasir


Setelah 2 hari berada di dalam box jangkrik, pasir yang sudah berisi telur jangkrik muda tersebut diangkat kemudian disimpan terlebih dahulu selama 4 atau 5 hari. Penyimpanan ini bertujuan agar telur jangkrik bisa berkembang dan menjadi tua sehingga siap diayak dan ditetaskan. Setelah nampan diangkat, kemudian segera ganti dengan nampan baru yang berisi pasir baru.
Proses tersebut dilakukan berulang kali selama jangkrik betina bertelur atau kira-kira selama 14-20 hari.

Setelah jangkrik bertelur selama 14 hari, jangkrik indukan tersebut siap diafkir. Afkiran jangkrik dapat diberikan sebagai pakan ayam atau pakan lele ternakan. Telur jangkrik yang sudah disimpan selama 5 hari siap diayak dan ditetaskan untuk menjadi bahan ternakan baru.

Demikian artikel tentang umur jangkrik siap Bertelur dan cara menelurkan jangkrik. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semua. Terimakasih