April 2019
Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik-Telur Jangkrik yang akan ditebar didalam box jangkrik secara tidak tepat dan tidak benar, akan menyebabkan telur tersebut tidak akan menetas sempurna. Terkadang menjadi gembos atau kempes. Selain itu, persiapan box yang kurang benar atau kurang bersih, akan menyebabkan jangkrik yang baru menetas akan gampang mati.

Oleh karena itu, sebagai peternak jangkrik, anda harus memperhatikan kondisi telur jangkrik yang akan ditebar, kondisi box jangkrik yang akan digunakan serta kondisi suhu dan kelembaban saat penebaran telur jangkik tersebut. yang pada akhirnya akan meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan, tingkat keberlangsungan hidup jangkrik (Survival Rate) dan memaksimalkan keuntungan dalam usaha ternak dan budidaya jangkrik.


Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik 




Lantas, hal-hal apa yang harus diperhatikan sebelum menebar telur jangkrik? Berikut ini penjelasannya

1. Kebersihan box Jangkrik

Hal yang pertama diperhatikan sebelum menetaskan telur jangkrik adalah kebersihan box. Box yang kotor akan menyebabkan jangkrik yang baru menetas gampang mati. Bakteri dan virus yang menempel di dinding box dan lantai box mengkontaminasi bayi jangkrik yang masih lemah dan rentan.

Jadi sebelum anda menetaskan telur jangkrik di dalam box, bersihkan dahulu box yang akan dipakai. Cara pembersihan box jangkrik dapat anda lihat di Video Cara Sterilisasi Box Jangkrik.



2. Umur Telur Jangkrik Yang Akan Ditetaskan

Sebelum menebar atau menetaskan telur jangkrik, perhatikan dahulu umur telur jangkrik yang akan ditebar. Bila umur telur jangkrik yang akan ditebar masih muda, sebaiknya diperam dulu hingga benar-benar tua. Karena dengan menebar telur jangkrik yang masih muda, kemungkinan menetas dengan baik akan semakin kecil. Tunggu hingga benar-benar siap ditetaskan. Cara pemeraman telur jangkrik dapat dilihat pada artikel Cara Memeram Telur Jangkrik Hingga Siap Ditetaskan


3. Suhu dan Kelembaban Dalam Box

Suhu dan kelembaban dalam box saat menetaskan telur jangkrik harus diatur sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan telur jangkrik yang akan menetas. Telur jangkrik membutuhkan suhu stabil antara 27-29 derajat c dan kelembaban 90% untuk menetas sempurna.

Bila suhu terlalu panas kemungkinan telur jangkrik yang ditebar didalam box jangkrik akan gosong. Namun bila suhu terlalu dingin, maka telur jangkrik akan lambat menetas.

Kelembaban pun mempunyai peranan penting dalam penetasan telur jangkrik. Bila kelembaban terlalu rendah, telur jangkrik yang akan ditetaskan akan gampang kering atau gembos, kadar air dalam telur lebih banyak menguap. Namun bila kelembaban terlalu tinggi, maka telur jangkrik akan mudah terkena jamur. Sehingga tidak akan menetas dengan sempurna.

Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik 

Terima kasih telah membaca Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik . Semoga Artikel dari situs web Rajajangkrik berguna dan memberi manfaat. Baik untuk anda dan buat website Rajajangkrik. Silakan berbagi ulasan Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik  tadi ke situs web media anda. Bagikan Artikel Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik  dari Rajajangkrik melalui media sosial yang ada di bawah. Dan kunjungi Daftar Isi Blog Rajajangkrik untuk mendapat info lengkap Ternak Jangkrik terbaru 2019. Lalu baca pembahasan selain dari : Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik  yang lebih terupdate lengkap dan free. 

Atau simak artikel gratis terkait dari situs web Rajajangkrik di bawah. Untuk Pembelian Telur Jangkrik, KLIK bit.ly/085608575111 

Demikan dan sekian Artikel tentang Persiapan Sebelum Menetaskan Telur Jangkrik . Terimakasih (Admin Rajajangkrik.com). 


Pada artikel kami saat ini kami akan membahas mengenai PakanPertama Untuk Anakan Jangkrik Baru Menetas. Jangkrik adalah jenis serangga yang banyak dibudidayakan, khususnya untuk pakan burung kicauan, pakan  reptil maupun umpan mancing.

Biasanya peternak jangkrik membudidayakan dua jenis jangkrik yaitu jenis jangkrik kalung dan jenis jangkrik alam. Kedua-duanya sebenarnya gampang sekali membudidayakannya. Namun, terkadang peternak baru tidak mengetahui jenis pakan apa yang pertama diberikan untuk anakan jangkrik.

 Jangkrik yang baru menetas, memiliki ukuran kecil seukuran semut hitam. Inilah yang menyebabkan jangkrik baru menetas sangatlah susah diberi makan. Alias pilih-pilih makanan. Kali ini kami akan membahas semua jenis makanan apa yang cocok diberikan untuk jangkrik yang baru menetas.

Jangkrik yang baru menetas saat usia 1-13 hari membutuhkan makanan yang lunak dan banyak mengandung kadar air. Serangga pemakan daun-daunan ini setelah menetas harus langsung diberi makan, karena anakan jangkrik setelah keluar dari cangkangnya sudah aktif bergerak kemana-mana.

Pakan Jangkrik Pertama yang biasa diberikan untuk jangkrik yang baru menetas diantaranya adalah :

1. Pepaya Muda Diiris Tipis



Alternatif pertama untuk pakan jangkrik baru netas adalah pepaya muda diiris tipis. Pepaya ini pilihlah jenis pepaya muda yang warna dagingnya masih putih. Pepaya ini diris tipis menggunakan alat pengiris keripik singkong, diberikan dalam box jangkrik secara merata.
.

2. Daun Sawi Putih



Alternatif pakan kedua untuk jangkrik setelah menetas adalah sawi putih. Daun sawi putih yang tipis serta lunak, mudah untuk dikunyah jangkrik yang baru menetas. Namun saat pemberian sawi putih ini, sebaiknya sawi putih yang akan dijadikan pakan dicuci bersih terlebih dahulu. Hal ini untuk  menghilangkan residu pestisida yang ada di daun sawi putih tersebut.



3. Gedebog Pisang Diiris Tipis




Alternatif ketiga untuk pakan jangkrik setelah menetas adalah gedebog pisang. Pakan ini terbilang murah meriah dan dapat ditemukan disekitar lingkungan kita. Pemberian gedebog pisang ini dengan cara diiris tipis-tipis memanjang, lebarnya sekitar 1 jari kelingking. Diberikan kepada jangkrik yang baru menetas hingga berumur 15 hari.

Banyak peternak jangkrik pemula yang menanyakan, kenapa telur jangkrik tidak menetas? Kalaupun sempat menetas, tidak full 100%. Kadang-kadang hanya 70%, 50% atau bahkan kurang.

Jangkrik betina saat sudah dewasa dan siap bertelur, akan tetap menghasilkan telur, meskipun tidak ada pejantan yang membuahi. Hal ini karena produksi telur di indung telur tetap berjalan. Namun, untuk menetas, jangkrik betina harus dikawin oleh jangkrik jantan. Untuk menghasilkan bibit jangkrik yang berkualitas, tentu pemilihan indukan yang berkualitas harus dilakukan secara cermat.

 Kenapa Telur Jangkrik Tidak Menetas?
Indukan Jangkrik Saat Bertelur 

Jawaban dari pertanyaan mengapa telur jangkrik tidak menetas sempurna, ada beberapa faktor dan syarat yang harus dipenuhi, agar telur jangkrik menetas dengan sempurna. Diantaranya adalah :

1. Adanya pejantan yang sudah siap mengawini indukan betina

Dalam box perkawinan, apakah ada pejantan jangkrik yang cukup? Kualitasnya sudah bagus?? Jangkrik pejantan yang kurang sehat atau ada cacat di tubuhnya tidak akan mengawini jangkrik betina dengan sempurna, sehingga telur yang dihasilkan jangkrik betina pun kualitasnya asal-asalan. Pakan saat indukan bertelurpun sangat berpengaruh terhadap kesuburan telurnya, sehingga mempengaruhi daya tetas telur. Untuk meningkatkan daya tetas telur jangkrik, pemberian pakan indukan harus menggunakan pur yang banyak protein.

2. Cara Penanganan Telur Sebelum Siap Ditetaskan

Telur jangkrik saat akan ditetaskan harus dalam keadaan siap. Maksudnya adalah umur telur harus tua, kondisi tetap bagus, tidak berjamur dan tidak gembos. Bila mendapatkan telur jangkrik muda, maka harus diperam dulu hingga benar-benar tua. Kesalahan peternak jangkrik pemula saat penetasan adalah terlalu memaksakan untuk menebar telur saat kondisi telur masih muda dan belum siap tebar. Hal ini akan mengakibatkan telur yang ditebar menjadi kempes atau gembos, kehilangan kadar air didalamnya. Sehingga tidak menetas dengan sempurna.


3. Cara Penetasan Telur didalam box

Penebaran telur jangkrik dalam box pun mempunyai peranan vital mempengaruhi netas sempurna atau tidaknya telur tersebut. penebaran yang terlalu tipis di media penetasan akan mengakibatkan telur rentan untuk gembos atau gosong. Penebaran yang terlalu tebal pun akan mengakibatkan telur jangkrik menggumpal dan terlalu lembab. Jangkrik yang menetas akan mengumpul dan menyebabkan kematian tinggi.

 Kenapa Telur Jangkrik Tidak Menetas?
 Kenapa Telur Jangkrik Tidak Menetas?


4. Pengaruh Suhu dan Kelembaban Udara

Suhu yang pas untuk penetasan telur jangkrik adalah diantara 27-30 derajat C. Kondisi suhu ini sangat ideal bagi telur jangkrik untuk menetas. Selain suhu kelembaban juga sangatlah berpengaruh. Apabila kelembaban kurang dari 80% saat penetasan, telur jangkrik akan cenderung kempes atau gembos, karena kadar air dalam telur berkurang, menguap. Namun, bila kelembaban saat penetasan diatas 98%, telur akan cenderung basah dan menggumpal. Meskipun bisa menetas, tetapi anakan jangkrik biasanya langsung mati setelah keluar dari cangkangnya.