Rajajangkrik-Info Terbaru 2020, Langkah Beternak Ulat Hongkong Untuk Burung Kicau.

Rajajangkrik-Info Terbaru 2020, Langkah Beternak Ulat Hongkong Untuk Burung Kicau.

 


Rajajangkrik-Info Terbaru 2020, Langkah Beternak Ulat Hongkong Untuk Burung Kicau.

kami akan share panduan tentang langkah beternak ulat hongkong untuk burung kicau. Mungkin anda tertarik beternak UH. Baca artikel berikut sampai akhir.

Ulat hongkong (mealworm/UH) ialah ulat yang cuma memiliki siklus hidup yang relatif singkat yakni seputar enam bulan saja. Ini bermakna bila kita beternak ulat hongkong karena itu kita tidak memerlukan waktu lama untuk panen serta jual/manfaatkan hasil ternak UH kita. Semasa hoby burung kicauan masih ada karena itu potensial untuk beternak ulat hongkong masih tetap menjanjikan. Atau bila anda tidak punya niat jual UH ke customer, anda mampu memakainya sendiri untuk diserahkan ke burung kicau kecintaan anda. Apa ada antara anda yang sempat beternak UH?


 kami akan berbagi tips mengenai cara beternak  ulat hongkong untuk burung kicau Rajajangkrik-Info Terbaru 2020, Ternak ulat hongkong
Bahan-Bahan Yang Dipersiapakan
  • Ulat hongkong dewasa.
  • Tempat/kotak plastik secukupnya, tergantung skala ternak anda. Jika skala cukup besar bisa menggunakan kotak kayu yang lebih besar.
  • Dedak/bekatul sebagai media dasar ternak. Dedak berfungsi untuk menjaga kelembaban kotak agar UH tidak mati.
  • Pakan UH berupa roti, irisan kentang, atau irisan apel

Berikut ini beberapa tahapan/cara beternak ulat hongkong untuk burung kicau dalam skala kecil :
  1. Masukkan dedak/bekatul ke dalam kotak plastik/kotak kayu secara merata. Tinggi atau tebal katul adalah 1/4 dari tinggi kotak.
  2. Masukkan ulat hongkong (UH) sesuai kapasitas wadah
  3. Masukkan pakan UH ke kotak. Bisa dengan irisan kentang, roti atau apel. Tapi dalam hal ini kami lebih cenderung menggunakan irisan apel sebagai pakan karena apel relatif sedikit mengandung air dan mencegah tumbuhnya jamur.
  4. Taruh kotak di ruangan yang hangat dan gelap agar UH merasa nyaman.
  5. Pengecekan/kontrol dilakukan setiap hari. Tujuan utama kontrol adalah untuk mengecek ketersediaan pakan dan membersihkan sisa-sisa makanan atau kotoran lain.
  6. Setelah 90 hari (3 bulan) maka UH akan berubah menjadi kepompong
  7. Pindahkan kepompong ke kotak yang baru agar tidak dimakan oleh UH yang belum jadi kepompong
  8. Kotak baru tempat kepompong ditaburi dedak tipis saja, dan tidak usah diberi pakan. Kepompong tidak membutuhkan makanan apa pun.
  9. Kepompong akan berubah menjadi serangga yang berwarna putih (calon kumbang) sekitar 10 hari kemudian.
  10. Saat sudah menjadi kumbang (berwarna hitam), pindahkan ke kotak yang baru dengan ditaburi dedak. Setiap 2 kg dedak cukup untuk 4 gelas berisi kumbang. Berikan pakan yang sama (irisan roti, irisan apel atau irisan kentang).
  11. Kumbang akan bereproduksi dengan cara kawin dan bertelur
  12. Jika kumbang sudah bertelur, maka tunggulah sampai 10 hari lagi. Setelah 10 hari maka pisahkan telur dan kumbangnya
  13. Kumbang dipindah ke kotak yang baru dengan dasar diberi dedak lagi.
  14. Kumbang yang telah dipindah akan bertelur lagi sekitar 10 hari kemudian
  15. Pisahkan telur dari kumbang dengan cara diayak
  16. Telur kumbang akan menetas dengan sendirinya dan menjadi larva (ulat hongkong). Saat telur sudah menjadi larva, berikan pakan berupa irisan apel atau irisan kentang
  17. Tunggu sampai 50 hari, dan ulat hongkong siap dipanen.

Memang cukup lama waktu yang dibutuhkan untuk beternak UH. Tetapi tenaga yang kita keluarkan sangat sedikit. Kita hanya perlu mengontrol setiap hari untuk menyediakan pakan dan memisahkan telur dari kumbang. Hmmm, adakah yang berminat beternak ulat hongkong setelah membaca artikel ini? Hehe. Selamat mencoba.!!!
 kami akan berbagi tips mengenai cara beternak  ulat hongkong untuk burung kicau Rajajangkrik-Info Terbaru 2020, Ternak ulat hongkong

Demikian info yang bisa kami berikan mengenai Langkah Beternak Ulat Hongkong Untuk Burung Kicau. Mudah-mudahan berguna buat anda serta terima kasih sudah membaca artikel ini. Baca terus Rajajangkrik.com untuk memperoleh beberapa jenis info penting sekitar dunia burung serta perawatannya. Salam kicau, mudah-mudahan sukses.!!!

No comments :

Post a comment